Setiap Orang Besar Dengan Cara Berbeda

Leave a comment

05/03/2014 by Ng William

Dari judul nya udah kayak orang bener ya, mau ngikut-ngikut kayak blog-blog teratas di WordPress (tapi dalam English).

Malam-malam lagi iseng buka kaskus, eh hot thread nya beginian [WTF] Nembak kepala anak kucing smpe mati, bangga dipamerin di Path, emang ya orang aneh-aneh aja, masa hal gak penting kayak gini dipamerin di media sosial, gak sekalian ngebunuh kecoak juga dipamerin?

Sebenarnya orang yang nembak udah pasti salah, karena ngebunuh mahkluk hidup dengan senapan (dan bangga), tapi yang ngatain dia belum tentu orang yang bener, bisa aja yang ngomel-ngomel di twitter itu pas kecilnya (atau sampai sekarang) juga suka nendang  kucing ke dalam got.

Kabar ini sampai-sampai masuk media-media besar di Indonesia loh, ini contohnya.

TEMPO.CO, Jakarta – Aksi Danang Sutowijoyo, warga Yogyakarta yang membunuh anak kucing dengan senapan angin, bakal berbuntut panjang. Animal Defenders, organisasi penyelamat satwa domestik di Indonesia, berniat mempolisikannya. “Rabu, 5 Maret 2014 kami akan ke Yogya, melaporkan dia (Danang) ke penegak hukum,” kata Doni Herdaru Tona, pendiri Animal Defenders, Senin, 3 Maret 2014.

Danang sedang ramai diperbincangkan. Musababnya, Danang mengunggah foto di media sosial Path yang menunjukkan bahwa dia telah menembak mati seekor anak kucing, kemudian menulis dengan bangga apa yang telah diperbuatnya:

“Anak kucing ini meregang nyawa di ujung laras Sharp Tiger (senapan angin) baru saya. Sempat mengalami kejang-kejang dan akhirnya mati 2 menit kemudian. 1 shot 1 kill. hahahaha….,”. Begitu penggalan kalimat yang Danang tulis di Path tiga hari lalu.

Dari situ kecaman muncul di jejaring sosial Twitter. Beritanya juga masuk di forum terbesar Indonesia, Kaskus. Apalagi setelah diketahui Danang membunuh lebih dari lima kucing. Di akun Facebook-nya tertanggal 3 Mei 2013, pria tambun bertato itu juga mengunggah foto kucing mati yang berhasil ditembaknya.

Doni mengaku marah atas kekejaman Danang. Baginya, membunuh kucing dengan senapan, apalagi kucing tak berdosa, adalah perbuatan keji. Foto yang diunggah Danang juga, menurut dia, amat tidak layak untuk dibanggakan dan bisa jadi pengaruh buruk bagi orang lain. Doni dan kolega akan menuntut Danang lewat Pasal KUHP 302 tentang Perlindungan Hewan. Lewat pasal ini, Danang terancam dibui dua-tujuh tahun di penjara.

Sumber

Setiap orang memang besar dengan karakter yang berbeda-beda, karena saat lahir semua orang lahir sebagai sosok yang innocent, lingkungan lah yang akan membangun karakter nya saat tumbuh besar.

Saat seseorang di ajarin buat sayang sama makhluk hidup yang lain, bakal ada kemungkinan besar buat dia jadi penyayang binatang, tapi gak memungkiri dia justru gak bakal sayang sama binatang, malah suka nyiksa, karena dia menikmatinya.

Begitu juga saat seseorang di ajarin untuk nyiksa makhluk hidup, walaupun kemungkinan besar bakal jadi seorang yang suka nyiksa makhluk hidup, tapi ada kemungkinan kalau dia bakal punya pikiran dia gak nyaman dengan menyiksa binatang.

(Ngomong apa sih gua).

 

Btw, Jakarta cuaca nya lagi baik nih. Kabarnya, gua bakal libur sekitar 9 hari lah di seklah karena kelas 12 mau UAS, senang rasanya. Tahun depan bakal gua yang kesiksa jadwal sekolah.

Akhir-akhir jadi nyadar sesuatu dengan orang-orang di sekitar gua, ya gitu deh.

Advertisements

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2014
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: