Layaknya Ikan dan Arus

Leave a comment

20/03/2014 by Ng William

image

Dunia ini seperti arus deras sebuah sungai yang besar, yang akan membawa miliyaran ikan yang berada di dalam sungai untuk ikut bersamanya ke suatu tujuan.

Dimana tujuan akhir sungai tersebut? Tidak ada yang tahu.
Para ikan sudah keburu mati sebelum mengetahui kemana tujuan akhir sungai tersebut.
Dan ternyata keturunan ikan-ikan yang terbawa arus sungai tersebut juga masih belum berhasil sampai ke tujuan akhir arus sungai tersebut.
Ikan-ikan itu tentu penasaran dengan akhir dari sungai, walau sudah beratus generasi para ikan masih belum berhasil menemui titik akhir dari sungai.
Konon, di akhir sungai ada sebuah tempat yang sangat indah bagi para ikan, surga nya para ikan. Dimana mereka bisa hidup tenang.

Beberapa dari ikan, berusaha tidak terbawa arus sungai dengan berenang ke sisi sungai dan berusaha menemukan cabang kecil dari sungai tersebut.

Beberapa dari ikan-ikan yang berusaha melawan arus tersebut akhirnya menemukan cabang sungai, dan sebagian besar tidak.

Mereka yang berhasil menemukan cabang, sebagian besar nya juga ternyata hanya sampai di sebuah kali yang mati yang tidak lebih baik dari sungai dengan arus nya yang tiada akhir.

Akhirnya ikan-ikan yang sampai di kali yang mati, kembali berenang ke sungai yang deras untuk mengikuti arus sungai kembali, dan ikan yang kembali tentu sudah tertinggal sangat jauh dari rombongan pertama sebelum mereka menemukan cabang.

“Toh, daripada Aku hidup di kali yang jorok, lebih baik mengikuti arus sungai ini lagi.”

Ikan-ikan yang mencoba bertahan di kali yang mati tersebut, harus menerima diri nya mati pelan-pelan di tempat tersebut.

Sebagian kecil (benar benar sangat kecil sekali) dari mereka yang mencari cabang sungai ternyata berhasil menemukan cabang sungai yang menuju tempat yang sangat nyaman bagi para ikan tinggal, tanpa harus mengikuti arus sungai yang deras.

Dan kembali kepada ikan-ikan yang terbawa arus deras sungai, meski sudah beranak cucu banyak sekali. Mereka belum jua menemui akhir dari sungai ini.

Sebelum ikan-ikan memikirkan akhir dari sungai yang mereka ikuti arusnya (dan mereka dambakan, padahal fana).

Seharusnya mereka memikirkan dari mana arus deras ini berasal?

Advertisements

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2014
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: