Nasib Baik, Nasib Buruk

Leave a comment

06/01/2016 by Ng William

“Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan, yang kedua adalah mati muda, yang tersial adalah mati tua.´´ – Soe Hoek Gie.

Kalimat di atas memang bukan kata-kata asli Gie, tapi dia kutip dari seorang filsuf Yunani.

image

Memang benar nasib sial adalah mati tua, melihat segala kesakitan yang ada.
Kadang mikir tentang mahkluk hidup yang lahir tanpa kasih dan sayang, entah itu manusia atau hewan.

Dibawah ini curhatan gua, kalau ga mau baca skip aja kebawah, ada kalimat di bold lagi.

Contoh aja, gua pelihara seekor anjing, tahun ini umurnya dia bakal 12 tahun.
Gua pelihara dia dari gua 7 tahun dan dia umur 3 bulan.
Sialnya, dia seumur hidup gak banyak temen anjing, lebih banyak dirumah, jarang-jarang dia baru diajak keluar.
Ini nasib buruk atau baik?
Tentu gua sayang dia, macam adik atau anak, kalian yang melihara hewan dan sayang pasti mengerti.
Kadang gua mikir, sial atau beruntung kah dia tinggal sama gua?
Dia terkekang, gak banyak temen sesama anjing, dan dia sampai sekarang belum pernah kawin, alias perawan tua.
Sedangkan anjing normalnya umur 1 tahun (kurang lebih) udah bisa melahirkan.
Can you wonder?

Skip dan mulai lagi baca dari sini.

Masih ada hubungan tentang anjing.
Dulu saat awal2 gua pelihara anjing, ada anjing dari toko yang suka dipinjemin ke rumah buat main sama anjing gua (jarang-jarang).

Anjing gua saat itu 3 bulan, dan anjing tersebut udah 2 tahun.

Ini udah 11-12 tahun yang lalu sih, gua gak tau ini anjing masih hidup atau enggak.
Sometime I wonder, apakah anjing ini (yang dari toko) pada akhirnya ada yang beli atau enggak? Atau dia selamanya sampai tua disana?

Kenapa gua nanya begitu? Liat gambar dibawah.

image

Kita mahkluk hidup yang mengenal cinta dan kasih, bagaimana ceritanya jika kita selama hidup gak merasa di cinta, di kasih dan di sayang?

image

Gua masih ingat wajah anjing tersebut dan sedih kalau dibayangin jika dia gak dapat hal-hal tersebut. Kejadian kayak gini gak anjing aja, hewan lain juga dan manusia tentunya banyak yang kejadian.

Sial sekali lahir dan besar suka membayangkan “What if,,”/”Bagaimana jika…”

Semakin dibayangkan makin sakit.

Advertisements

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

January 2016
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: